Tingkatan Taksonomi dalam Klasifikasi


Laman ini adalah tampilan standar. Akses versi seluler cepat laman ini di: Tingkatan Taksonomi dalam Klasifikasi (untuk menghemat pemakaian data).

Dalam klasifikasi makhluk hidup, peringkat/tingkat taksonomi adalah strata relatif dari sebuah kelompok organisme (takson) di dalam tingkatan taksonomi. Carolus Linnaeus menggunakan skala peringkat terbatas pada: kingdom, class, order, genus, species, dan satu peringkat di bawah species. Sekarang, nomenklatur diatur oleh kode nomenklatur, dan terdapat tujuh peringkat taksonomi utama, yaitu: kingdom, phylum/division, class, order, family, genus, species. Sebagai tambahan, domain yang diusulkan oleh Carl Woese kini sudah digunakan secara luas sebagai salah satu peringkat dalam tingkatan taksonomi utama, walaupun tidak disebutkan dalam kode nomenklatur.

Sebuah peringkat yang diberikan memasukkan kategori yang lebih sempit kedalamnya, yaitu, deskripsi bentuk kehidupan yang lebih spesifik. Diatasnya, setiap tingkat mengklasifikasikan kategori makhluk hidup atau kelompok makhluk hidup yang lebih luas, melalui pewarisan sifat atau fitur-fitur dari leluhur yang sama (common ancestor). Tingkat dari spesies dan deskripsi genusnya adalah dasar. Artinya, untuk mengidentifikasi organisme tertentu, biasanya tidak perlu untuk menyebutkan tingkat dibawah genus dan spesies.

tingkatan-taksonomi-dalam-klasifikasi

Tingkatan taksonomi | Photo by Annina Breen is licensed under CC-BY-SA-4.0

Sebagai contoh, misalnya spesies rubah merah (Vulpes vulpes). Genus Vulpes terdiri dari semua “rubah sejati.” Kerabat terdekat mereka berada di peringkat yang setingkat lebih tinggi, family Canidae terdiri dari anjing, serigala, anjing hutan, semua rubah, dan semua caniform. Tingkat selanjutnya yang lebih tinggi order Carnivora, termasuk singa, macan, beruang, dan semua yang sudah disebutkan, ditambah Mammalia pemakan daging yang lain. Diatasnya lagi class Mammalia yang terdiri dari semua hewan menyusui, lalu semua hewan yang memiliki tulang belakang tergabung dalam phylum Chordata, yang merupakan kingdom Animalia. Yang terakhir, semua di atas akan menemukan kerabat mereka yang paling awal di suatu tempat di tingkat domain Eukarya. [1]

Tingkatan Taksonomi dalam Klasifikasi

Terdapat delapan tingkat dalam taksonomi, yaitu:

Tingkatan Taksonomi Utama
Latin Inggris Indonesia
regio domain domain
regnum kingdom dunia
phylum divisio phylum division filum | divisi
classis class kelas
ordo order bangsa/ordo
familia family suku/famili
genus genus marga/genus
species species jenis/spesies

Perhatikan bahwa filum adalah untuk dunia hewan dan divisi adalah untuk dunia tumbuhan. Juga, kadang ada tingkat yang sedikit di atas atau sedikit di bawah (di antara) tingkat tertentu, sehingga kata super- atau sub- bisa ditambahkan, misalnya subclass atau superclass.

drosophila-melanogaster

Drosophila melanogaster | Photo by Mr.checker is licensed under CC-BY-SA-3.0

Contoh Tingkatan Taksonomi

Tingkatan Taksonomi Utama
Peringkat Kacang Polong Lalat Buah Manusia
Domain Eukarya Eukarya Eukarya
Dunia Plantae Animalia Animalia
Filum|Divisi Magnoliophyta Arthropoda Chordata
Kelas Magnoliopsida Insecta Mammalia
Bangsa Fabales Diptera Primates
Suku Fabaceae Drosophilidae Hominidae
Marga Pisum Drosophila Homo
Jenis P. sativum D. melanogaster H. sapiens

Perhatikan untuk jenis menurut aturan harus menyertakan nama marga, penulisan marga boleh disingkat.

pisum-sativum

Pisum sativum | Photo by Rasbak is licensed under CC-BY-SA-3.0

Kritik Terhadap Tingkatan Taksonomi

Peringkat ditetapkan berdasarkan perbedaan yang subjektif dan tidak merefleksikan sifat bertahap dari variasi di alam. Berdasarkan teori Darwin, evolusi terjadi secara perlahan dan sedikit demi sedikit, sehingga sulit untuk melakukan klasifikasi makhluk hidup ke dalam kotak-kotak peringkat yang hanya berjumlah delapan dari domain sampai spesies. Akibatnya, muncul peringkat-peringkat di antara peringkat utama, dan peringkat ini bisa terus bertambah apabila kemudian ada makhluk hidup baru ditemukan (atau sengaja dibuat dengan rekayasa genetika). Mari kita lihat tingkatan antara ordo sampai famili:

  • Order
  • Parvorder
  • Nanorder
  • Hyporder
  • Minorder
  • Suborder
  • Infraorder
  • Gigafamily
  • Megafamily
  • Grandfamily
  • Hyperfamily
  • Superfamily
  • Family [2]

Bayangkan berapa banyak tingkatan yang ada apabila diteruskan sampai domain? Inilah mengapa tingkatan taksonomi akan terus berkembang, dengan berharap dapat mencapai konsensus.

like-fb-tentorku

Apabila Anda menyukai artikel Tentorku, bantu Tentorku untuk tumbuh di www.facebook.com/tentorku/

Referensi
  1. Wikipedia contributors, “Taxonomic rank,” Wikipedia, The Free Encyclopedia, https://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Taxonomic_rank&oldid=685248233 (accessed November 1, 2015).
  2. Taylor, M., “What do terms like phylum, order and family mean?,” http://www.miketaylor.org.uk/dino/faq/s-class/levels/index.html (accessed November 1, 2015).

Kontributor:

Kutip materi pelajaran ini:
Kontributor Tentorku, 2015, "Tingkatan Taksonomi dalam Klasifikasi," Artikel Tentorku, https://www.tentorku.com/tingkatan-taksonomi-dalam-klasifikasi/ (diakses pada 17 Nov 2018).

Materi Pelajaran Terkait:

Materi pelajaran ini bukan yang Anda butuhkan?
Anda bisa mengirimkan saran pada Tentorku di akun fb/twitter/google kami di @tentorku.
Topik dengan voting komentar terbanyak akan mendapatkan prioritas dibuatkan pembahasan.