Legenda Robert the Bruce (dan laba-laba)


Laman ini adalah tampilan standar. Akses versi seluler cepat laman ini di: Legenda Robert the Bruce (dan laba-laba) (untuk menghemat pemakaian data).

Legenda Robert the Bruce (dan laba-laba)
Asal Cerita: Skotlandia
Diterjemahkan Dari: Stories to Grow By with Whootie Owl

Robert the Bruce

Robert the Bruce | Photo by Maksim is not licensed (Public Domain)

Ratusan tahun lalu terdapat seorang raja dari Skotlandia yang bernama Robert the Bruce. Pada waktu itu adalah hal yang baik bahwa ia adalah seorang yang berani dan juga bijaksana, karena ia hidup pada masa yang liar dan berbahaya. Raja Inggris sedang berperang dengan dirinya dan telah memimpin pasukan besar ke Skotlandia untuk mengusir dia dari tanahnya, juga untuk membuat Skotlandia menjadi bagian dari Inggris.

Pertempuran demi pertempuran telah ia lakukan melawan Inggris. Enam kali Robert the Bruce memimpin pasukan kecilnya yang berani melawan musuh, enam kali juga mereka dikalahkan sampai pada akhirnya terpaksa untuk melarikan diri. Pada titik itu pasukan Skotlandia tercerai-berai dan rajanya terpaksa untuk bersembunyi dalam hutan, sendiri di antara pegunungan.

Pada suatu hari saat hujan turun, Robert the Bruce terbaring di dalam gua, mendengarkan suara tetes hujan berjatuhan di luar mulut gua. Ia lelah dan merasa sakit hati, siap untuk melepaskan semua harapan. Tampak baginya bahwa tidak ada gunanya mencoba melakukan apa-apa lagi. Saat ia berbaring sambil berpikir, ia melihat seekor laba-laba di atas kepalanya, bersiap-siap untuk menenun jaringnya. Ia menyaksikan saat laba-laba itu bekerja perlahan-lahan dan dengan hati-hati. Enam kali laba-laba itu mencoba untuk melemparkan benangnya dari salah satu tepi dinding ke tepi dinding gua yang lain. Enam kali laba-laba itu gagal dan terjatuh.

“Kasihan!” kata Robert the Bruce. “Kau juga tahu bagaimana rasanya gagal enam kali berturut-turut.” Tapi laba-laba tidak kehilangan harapan. Dengan masih berhati-hati, laba-laba itu siap mencoba untuk ketujuh kalinya. Robert the Bruce hampir lupa masalahnya sendiri sambil mengamati dan terpesona, laba-laba itu mengayunkan dirinya menuju ke tepi dinding gua di seberang. Apakah ia gagal lagi? Tidak! Benang dibawa dengan aman ke dinding gua, lalu kemudian diikat di sana.

“Yes!” teriak Bruce, “aku juga akan mencoba untuk yang ketujuh kalinya!” Jadi dia bangkit dan memanggil anak buahnya. Ia mengatakan kepada mereka tentang rencananya, dan mengirim mereka keluar dengan pesan harapan untuk menghibur orang-orang yang putus asa. Dan dengan segera, muncullah tentara laki-laki pemberani di sekelilingnya. Pertempuran ketujuh pun berlangsung, dan kali ini Raja Inggris terpaksa mundur ke negaranya sendiri.

Hal itu terjadi tidak lama sebelum Inggris mengakui Skotlandia sebagai negara merdeka dengan Robert the Bruce sebagai raja yang sah. Dan sampai hari ini, kemenangan dan kemerdekaan Skotlandia apabila ditelusuri berasal dari laba-laba yang terus mencoba lagi dan lagi untuk menempelkan jaringnya pada sebuah gua dan menjadi inspirasi untuk Raja Skotlandia, Robert the Bruce.

Bagaimana tanggapanmu mengenai cerita tersebut? Apa pelajaran moral berharga yang dapat diambil? Semoga bermanfaat! Seperti biasa, semoga harimu menyenangkan 🙂

Kontributor:

Kutip materi pelajaran ini:
Kontributor Tentorku, 2015, "Legenda Robert the Bruce (dan laba-laba)," Artikel Tentorku, https://www.tentorku.com/legenda-robert-the-bruce-dan-laba-laba/ (diakses pada 26 Jul 2017).

Materi Pelajaran Terkait:

Materi pelajaran ini bukan yang Anda butuhkan?
Anda dapat mengisi komentar di bawah untuk memberitahu kami topik atau judul pelajaran yang Anda inginkan.
Anda juga bisa mengirimkan komentar pada Tentorku di akun fb/twitter/google kami di @tentorku.
Topik dengan voting komentar terbanyak akan mendapatkan prioritas dibuatkan pembahasan.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kode Verifikasi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.