Ciri-Ciri Makhluk Hidup


Laman ini adalah tampilan standar. Akses versi seluler cepat laman ini di: Ciri-Ciri Makhluk Hidup (untuk menghemat pemakaian data).

Makhluk hidup dapat dikatakan hidup ketika bisa bergerak, tapi apakah mobil, motor dan juga truk merupakan mahkluk hidup? Tentu bukan, maka kali ini kita akan membahas tentang ciri-ciri makhluk hidup, dan bagaimana sesuatu dapat dikategorikan sebagai makhluk hidup. Mahkluk hidup sering juga disebut sebagai organisme dan mempunyai ciri-ciri yang spesifik. Setidaknya ada 7 ciri-ciri mendasar yang membedakan makhluk hidup dan benda mati, diantaranya: [1]

keberagaman-makhluk-hidup

youtube.com/watch?v=juxLuo-sH6M | Video by Frank Gregorio is licensed under Standard YouTube License

1. Nutrisi
Ciri pertama dari makhluk hidup adalah nutrisi. Ini artinya makhluk hidup memerlukan nutrisi dalam bentuk makanan, minuman, dan cahaya yang diambil dari lingkungan sekitarnya. Kebutuhan nutrisi menjadi bagian yang tak dapat dipisahkan dari makhluk hidup. Tanpa nutrisi yang cukup, sebuah organisme tak akan mampu bertahan.

2. Bernafas
Makhluk hidup bernafas. Baik hewan, manusia, tumbuhan, bahkan bakteri sekalipun memerlukan udara untuk bernafas. Manusia bernafas menggunakan hidung, tumbuhan melalui lentisel yang terdapat di daun, ikan menggunakan insang, dan cacing menggunakan kulitnya. Meskipun cara bernafas masing-masing organisme berbeda, namun mereka melakukan hal yang sama, menghirup oksigen (O2) yang didapat dari udara dan mengeluarkan karbondioksida (CO2) sebagai hasil respirasi (pada organisme aerob).

3. Bergerak
Semua organisme bisa bergerak seperti pada video di atas. Berbagai hewan bisa bergerak, ikan bisa berenang, burung bisa terbang, dan kangguru melompat. Banyak cara yang bisa diamati tentang pergerakan organisme. Pertanyaannya sekarang, bagaimana dengan tumbuhan? Apakah organisme tersebut juga bergerak? Jawabannya tentu saja iya.

contoh-fototropisme

Fototropisme | Photo by Tangopaso is licensed under CC-BY-SA-3.0

Tumbuhan bergerak mengikuti arah rangsangan, yaitu cahaya dan makanan serta gravitasi. Arah gerak tumbuhan ke atas disebut dengan geotropisme negatif sedangkan arah akar menuju ke bawah disebut dengan geotropisme positif. Arah gerak tumbuhan menuju sinar matahari disebut fototropisme positif, dan sebaliknya fototropisme negatif adalah gerak tumbuhan menjauhi cahaya.

4. Mengeluarkan Zat Sisa Metabolisme
Organisme mengeluarkan zat sisa. Zat sisa merupakan hasil dari proses metabolisme yang tidak lagi digunakan oleh tubuh, sehingga harus dibuang. Zat sisa tersebut bisa berupa padatan seperti tinja misalnya, cairan (urin dan keringat) juga gas seperti karbondioksida. [2]

5. Tumbuh
Semua organisme tumbuh dan berkembang. Biji kedelai yang diletakkan pada sebuah kapas yang basah akan berubah menjadi kecambah, ini menandakan bahwa biji tersebut mengalami pertumbuhan. Begitu juga kupu-kupu yang bermetamorfosis dari telur menjadi ulat, lalu berubah menjadi kepompong hingga akhirnya menjadi kupu-kupu. Hal ini menandakan bahwa organisme tersebut tumbuh dan berkembang.

6. Berkembang Biak
Organism have a lifespan [3] yang berarti bahwa organisme memiliki masa hidup. Ini berakibat bahwa setiap makhluk hidup harus mempunyai keturunan untuk menjamin eksistensi jenisnya. Setiap organisme terlahir dimuka bumi dengan kompleksitas organ mereka, namun ada saatnya organ-organ dalam diri suatu makhluk tidak berfungsi lalu kemudian mati. Generasi digantikan oleh generasi yang lain melalui proses perkembangbiakan. Bertelur, melahirkan, tumbuh tunas, berbunga lalu menjadi biji, merupakan beberapa contoh bahwa makhluk hidup berkembang biak. Dengan berkembang biak, makhluk hidup dapat melanjutkan keturunan mereka dan mencegah suatu organisme dari kepunahan.

7. Peka Terhadap Rangsangan
Setiap makhluk hidup peka terhadap rangsangan. Cobalah cubit tanganmu, apa yang kamu rasakan? Sakit bukan? Itu salah satu bentuk sensitivitas tubuh kita. Sensitivitas adalah kemampuan dalam mendeteksi dan merasakan perubahan pada lingkungan sekitar sehingga tubuh dapat memberikan respon agar terhindar dari hal-hal yang bisa merusak organ. [4] Sensitivitas organisme membuat suatu organisme dapat beradaptasi dengan lingkungan.

like-fb-tentorku

Apabila Anda menyukai artikel Tentorku, bantu Tentorku untuk tumbuh di www.facebook.com/tentorku/

Selain ketujuh ciri pokok di atas, ada ciri lain yang dimiliki organisme. Organisme terdiri dari sel-sel hidup, dan memiliki DNA.

Referensi

Kontributor:

Kutip materi pelajaran ini:
Kontributor Tentorku, 2015, "Ciri-Ciri Makhluk Hidup," Artikel Tentorku, https://www.tentorku.com/ciri-ciri-makhluk-hidup/ (diakses pada 27 Apr 2017).

Materi Pelajaran Terkait:

Materi pelajaran ini bukan yang Anda butuhkan?
Anda dapat mengisi komentar di bawah untuk memberitahu kami topik atau judul pelajaran yang Anda inginkan.
Anda juga bisa mengirimkan komentar pada Tentorku di akun fb/twitter/google kami di @tentorku.
Topik dengan voting komentar terbanyak akan mendapatkan prioritas dibuatkan pembahasan.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kode Verifikasi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.