Kami mendeteksi Anda menggunakan program ad-blocker. Situs ini menggunakan advertisement agar Anda dapat menggunakan situs ini dengan gratis. Mohon tambahkan www.tentorku.com ke dalam whitelist ad-blocker Anda, atau bantu kami dengan donasi. Trims :)

Hai, ini adalah halaman yang sudah usang. Anda sebaiknya menuju ke bagian Diskusi, atau anda dapat menuju ke materi pelajaran kami :)

ditutup Pasar manakah yang lebih baik, dan kerjasama apa yang harus dipilih agar mengarah ke pasar yang lebih baik

0 voting
diposting 5 Feb, 2016 pada Ekonomi dan Bisnis oleh Harry
ditutup 26 Des, 2016 oleh Rocky
Pasar terdapat Pasar Monopoli, Monopolistik, Oligopoli, dan Pasar Persaingan Sempurna

Kerjasama bisnis terdapat, Merger, Joint Venture, Akuisisi, Holding Company dll

Dari sisi Produsen, Pasar Manakah yang lebih baik?

- Monopoli vs Monopolistik? Dan kerjasama apa yang harus dilakukan dan kenapa?

- Monopoli vs Oligopoli? Dan kerjasama apa yang harus dilakukan dan kenapa?

- Monopoli vs Pasar Persaingan Sempurna? Dan kerjasama apa yang harus dilakukan dan kenapa?

- Monopolistik vs Olgopoli? Dan kerjasama apa yang harus dilakukan dan kenapa?

- Monopolistik vs Pasar Persaingan sempurna? Dan kerjasama apa yang harus dilakukan dan kenapa?

- Pasar Persaingan Sempurna vs Oligopoli? Dan kerjasama apa yang harus dilakukan dan kenapa?

Terima kasih

Salam, Harry
ditutup dengan catatan: Terjawab

1 Jawaban

0 voting
dijawab 5 Feb, 2016 oleh Rocky (312 poin)

Pada ilmu ekonomi berlaku ceteris paribus, dianggap hal/faktor/variabel lain tetap (karena terdapat banyak faktor yang mempengaruhi pasar). Sehingga untuk menjawab mana yang lebih baik, bergantung pada variabel apa yang digunakan.

Dari sisi produsen eksisting, semakin besar kekuatan produsen akan semakin memperbesar keuntungan (karena bisa memainkan harga), sehingga lebih baik:
Monopoli > Oligopoli > Monopolistik > Persaingan Sempurna

Dari sisi produsen baru (yang akan masuk), semakin besar kekuatan produsen eksisting akan semakin memperkuat entry barrier (ingat economies of scale). Ini akan membuat produsen baru kesulitan berkompetisi (karena produsen besar memainkan harga) sehingga menurunkan keuntungan mereka, sehingga lebih baik:
Persaingan Sempurna > Monopolistik > Oligopoli > Monopoli

Ingat bahwa ceteris paribus berlaku, kita menganggap tidak ada faktor lain yang mempengaruhi kemampuan produsen untuk memperoleh keuntungan. Misalnya, perusahaan monopoli biasanya cenderung tidak efisien sehingga bukannya untung, tetapi malah rugi karena tidak efisien, dll..

Untuk masalah kerja sama, ini adalah pertanyaan yang ambigu. Kerja sama Merger, Joint Venture, Akuisisi, dan Holding Company dilakukan tergantung dari strategi dan tujuan dari kerja sama itu, apakah membuka pasar baru, membuat lebih efisien, ataukah diversifikasi. Tidak bisa kerja sama yang dilakukan dilihat hanya dari kondisi persaingan pasar saja.

Pada dasarnya pasar yang baik bagi konsumen adalah pasar persaingan sempurna, di mana tidak ada kekuatan dominan dari produsen. Sehingga pertanyaan kerjasama apa yang harus dipilih agar mengarah ke pasar yang lebih baik? Tentunya kerja sama yang melemahkan kekuatan produsen eksisting atau memperkuat kekuatan produsen baru, atau sebaliknya (apabila ingin pasar yang baik bagi produsen).

Penting!! pasar persaingan sempurna ini tidak realistis di dunia nyata.

Untuk bisa mengalihkan monopoli ke persaingan sempurna, idenya adalah dengan menambah pemain baru. Ini bisa dilakukan dengan membuat perusahaan patungan (JV) dengan pihak lain sehingga terbentuk perusahaan baru. Kondisi monopoli akan berubah menjadi duopoli, lalu JV lagi sehingga terbentuk oligopoli, dst.. Sebaliknya, untuk mengalihkan persaingan sempurna ke monopoli, akuisisi atau merger akan terjadi sehingga akan semakin sedikit pemain pasar, menjadi monopolistik, dst..

Saya harap Anda dapat poin-poinnya :)

Hai, ini adalah halaman yang sudah usang. Anda sebaiknya menuju ke bagian Diskusi, atau anda dapat menuju ke materi pelajaran kami :)

...