Kami mendeteksi Anda menggunakan program ad-blocker. Situs ini menggunakan advertisement agar Anda dapat menggunakan situs ini dengan gratis. Mohon tambahkan www.tentorku.com ke dalam whitelist ad-blocker Anda, atau bantu kami dengan donasi. Trims :)

Hai, ini adalah halaman yang sudah usang. Anda sebaiknya menuju ke bagian Diskusi, atau anda dapat menuju ke materi pelajaran kami :)

ditutup Mengapa di daerah tinggi (gunung) pernapasan menjadi lebih cepat?

0 voting
diposting 21 Ags, 2015 pada Biologi oleh Fika
ditutup 26 Des, 2016 oleh Rocky
Jika berada di daerah tinggi (gunung) apakah pernapasan menjadi lebih cepat? mengapa?
ditutup dengan catatan: Terjawab

1 Jawaban

0 voting
dijawab 21 Ags, 2015 oleh Rocky (312 poin)

Ya dan tidak, tergantung ketinggiannya..

Sebenarnya pertanyaan ini terkait dengan fisika, ketika ketinggian naik maka tekanan atmosfer akan berkurang secara eksponensial, namun kadar oksigen tetap. Akibatnya, tekanan (pO2) juga berkurang secara eksponensial dengan bertambahnya ketinggian. Ini berarti ketika menghirup udara, kadar oksigen akan berkurang.

Tubuh manusia (dalam hal ini terkait dengan pernafasan) berfungsi sempurna pada ketinggian permukaan air laut. Ketika ketinggian mencapai 5000m di atas permukaan air laut, pO2 berkurang sampai setengahnya, akibatnya terjadi aklimatisasi (penyesuaian organisme terhadap lingkungan baru).

Penyesuaian pada rendahnya asupan oksigen ini dalam jangka pendek adalah bernafas lebih cepat (hyperventilation). Namun harus diingat bahwa penyesuaian ini dapat terjadi pada beberapa tingkat ketinggian:

  • High altitude = 1,500–3,500 metres
  • Very high altitude = 3,500–5,500 metres
  • Extreme altitude = above 5,500 metres

Sumber: wikipedia

Hai, ini adalah halaman yang sudah usang. Anda sebaiknya menuju ke bagian Diskusi, atau anda dapat menuju ke materi pelajaran kami :)

...